Fabulous June – July 2012: Kerja Praktek (2)

BAGIAN II: TUGAS DAN RENUNGAN

Minggu berikutnya, diawali dengan semangat yang sudah menipis akibat kejadian-kejadian sebelumnya. Namun untungnya, kami mendapatkan pembimbing yang aktif memberikan tugas. Sistem kerja dengan 3 shift yang dirotasi setiap minggu menyebabkan kami mengalami pergantian pembimbing (asisten manajer) tiap minggunya. Setelah di minggu awal saya mendapat tugas mencatat data-data alat dan moisture content selama sebulan, asmen minggu ini memberikan tugas yang bertubi-tubi. Mulai dari pekerjaan “kuli”, mengangkat tepung dan menimbang untuk mencatat aliran dan membantu pengambilan data ash curve, melakukan analisis terhadap data-data yang kami peroleh, membuat laporan, dan memberikan rekomendasi. Tujuan besar dari tugas itu adalah untuk mengetahui seberapa signifikan peningkatan-peningkatan performa yang ada setelah sebelumnya dilakukan perubahan beberapa setting-an alat. Selain itu, kami juga mengukur seberapa akurat alat otomasi yang baru dipasang pada proses produksi. Saya dan dua teman saya di mill yang sama, Ucup dan Marco, bekerja tiap hari, meninggalkan teman-teman lain yang tidak mendapat tugas bertubi-tubi seperti kami (dan akhirnya mengeluh karena “gabut”).

Pekerjaan yang cukup melelahkan, mengingat kami hanya mendapat fasilitas makan siang. Apalagi background kami yang berbeda-beda membuat komunikasi kami menjadi kurang lancar. Untuk hal-hal yang bersifat teknik banget saya mencoba membantu kedua rekan saya itu untuk memahami tugas. Marco yang rajin membantu menyelesaikan laporan. Dan Ucup, yang doyannya ngelawak dan ngeceng-cengin orang bertugas mempererat silaturahim kami dengan operator. Hahahaha… Sebetulnya inti dari tugas kami adalah memeriksa dan membandingkan data. Dan karena tugas pertama kami selesai lebih awal dengan bantuan sedikit ilmu statistika saya, tugas-tugas lain pun bergulir, tentu tidak jauh-jauh dari urusan statistika.

Di tengah-tengah minggu ketiga itu, kami iseng jalan-jalan hingga ke area pengolahan air limbah domestik. Di sana kami bertemu dengan bapak (ah, saya lupa namanya) penjaga IPAL. Dan di sana, bukannya belajar tentang IPAL, kami malah belajar ilmu kehidupan dari pengalaman sang bapak.

Minggu ketiga pun berakhir. Menguras tenaga karena tugas-tugas yang begitu banyak, dan juga menguras emosi, menahan marah dan kesal kalau komunikasi lintas jurusan itu tidak berjalan semestinya. Minggu keempat datang, minggu terakhir kami melakukan KP. Dan, minggu terakhir itu diisi dengan bersenang-senang. Kelelahan minggu lalu membuat saya begitu malas mengerjakan laporan KP di tempat. Saya lebih senang mengotak-atik tugas saya, membuat gambar, membandingkan set-set data yang mungkin menarik, dan mencoba membuat laporan. Di minggu terakhir itu lah saya baru merasa kerja. Dan saya begitu excited. Sampai-sampai saya menolak diajak jalan-jalan saat saya sedang menyusun laporan tugas-tugas yang telah saya lakukan. Oke lah, saya tidak dapat mengeksplor jauh lebih dalam mengenai dunia teknik kimia di pabrik tersebut. Namun saya benar-benar mendapatkan ilmu baru di sana. Mengenai kondisi pangan Indonesia dan apa saja yang kurang. Mengenai proses penanganan hasil-hasil pertanian dan mekanisasinya. Dan well, setidaknya sedikit ilmu saya yang mungkin saya anggap remeh pun ternyata bisa membantu untuk mengoreksi dan meningkatkan performa sebuah pabrik.

Minggu keempat adalah momen di mana saya akan berpisah dengan rekan-rekan KP saya. Kami pun keliling pabrik. Sibuk berfoto untuk kenang-kenangan (foto saya dikit karena saya kebanyakan merenung). Main, dan kadang mainnya agak keterlaluan: ngumpetin kunci mobil Mei Mei dan kartu visitor saya yang membuat kami kelabakan dan panik. Dan pada akhirnya kami membuat video kebang-kenangan. Kami pun akhirnya mendapat waktu untuk pergi main ke mal bersama-sama (yang akhirnya saya banyak diam karena saya tidak begitu suka jalan di mal). Semua orang senang dan tertawa selepasnya. Jika pada hari biasa kami hanya makan nasi prasmanan dari kantin “gratisan”, di minggu akhir kami mulai makan-makanan enak (bebek, mi, dll) di kafe “bayar”.

Saya mengakhiri KP sehari lebih lambat dari yang lain. Saya menjelajahi pabrik sendiri untuk terakhir kali dan benar-benar merenung. Tentang apa yang begitu banyak saya pelajari di sini dan tidak saya sadari.

Bahwa bekerja itu tidak hanya karena ilmu kita, karena kecerdasan dan keahlian kita saja, tetapi juga tentang determinasi, menghargai dan mengerti orang laing, dan komunikasi.

Ya, saya tidak hanya mendapatkan tambahan pengetahuan di KP ini. Saya mendapatkan ilmu hidup…

And finally, the program ends with everyone’s smile while watching a memorable video made by us, for ourselves.

Terima kasih program KP, Bogasari, pembimbing, dan teman-teman..

Pintu yang menyambut saya KP tiap Senin-Sabtu

Tentang Estuyu

Estu Yuris Priangga Jakarta, 8 Oktober 1990 Teknik Kimia ITB angkatan 2008
Pos ini dipublikasikan di Catatan. Tandai permalink.

5 Balasan ke Fabulous June – July 2012: Kerja Praktek (2)

  1. adimrf berkata:

    aseong
    ah itu harusnya yang ditagih ilmu biologi lanjut, rugi kalo ga dapet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s