Cuplikan Perang Hunain

Di awal pertempuran Hunain, pasukan Muslim dikejutkan oleh sergapan pasukan musuh, yang menimbulkan kekacauan dalam barisan Muslim, kebingungan dan memisahkan diri dari Rasulullah SAW. Hanya sedikit prajurit yang masih bertahan bersama beliau. Rasulullah segera memanggil, “mendekat padaku, hai manusia! Kemarilah! Aku Rasulullah. Aku Muhammad bin Abdullah”. Orang-orang tidak mendengar suara beliau. Nabi meminta Al-Abbas untuk memanggil orang-orang, “wahai golongan Anshar, wahai ashhab as sumrah!”. “Labbaik! Labbaik!” jawab mereka.

Seseorang beranjak untuk menjalankan untanya, tetapi tidak bisa. Segera ia mengambil baju besi, lalu digantungkan di lehernya. Ia mengambil pedang dan tameng lantas menerobos meninggalkan untanya dan membiarkannya pergi. Ia kemudian mendatangi suara panggilan itu, hingga 100 sisa pasukan Muslim sampai ke Rasulullah SAW mereka berkumpul di hadapan Nabi guna menghadapi pasukan musuh dan bertempur.

dikutip dari buku Sirah Nabawiyyah, Musthafa As-Siba’i –

Tentang Estuyu

Estu Yuris Priangga Jakarta, 8 Oktober 1990 Teknik Kimia ITB angkatan 2008
Pos ini dipublikasikan di Spiritual & Religi. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s