Di awal pertempuran Hunain, pasukan Muslim dikejutkan oleh sergapan pasukan musuh, yang menimbulkan kekacauan dalam barisan Muslim, kebingungan dan memisahkan diri dari Rasulullah SAW. Hanya sedikit prajurit yang masih bertahan bersama beliau. Rasulullah segera memanggil, “mendekat padaku, hai manusia! Kemarilah! Aku Rasulullah. Aku Muhammad bin Abdullah”. Orang-orang tidak mendengar suara beliau. Nabi meminta Al-Abbas untuk memanggil orang-orang, “wahai golongan Anshar, wahai ashhab as sumrah!”. “Labbaik! Labbaik!” jawab mereka.
Seseorang beranjak untuk menjalankan untanya, tetapi tidak bisa. Segera ia mengambil baju besi, lalu digantungkan di lehernya. Ia mengambil pedang dan tameng lantas menerobos meninggalkan untanya dan membiarkannya pergi. Ia kemudian mendatangi suara panggilan itu, hingga 100 sisa pasukan Muslim sampai ke Rasulullah SAW mereka berkumpul di hadapan Nabi guna menghadapi pasukan musuh dan bertempur.
- dikutip dari buku Sirah Nabawiyyah, Musthafa As-Siba’i -